Universitas Brawijaya

Fakultas Peternakan.

Sapi Potong

Peluang Bisnis Ternak Sapi Potong

PAKAN TERNAK

Pakan Ternak Dari Kulit Pisang

BETERNAK SAPI

Beternak Sapi Yang Sangat Menguntungkan.

SAPI PERAH

Peternakan Susu Sapi Perah

Jumat, 09 Mei 2014

PROFIL PENYULUH


PROFIL PENYULUH FAKULTAS PETERNAKAN


Biodata Penyuluh
Nama :    Ayu Melia Sades 
Tempat, Tanggal Lahir : Jepara, 04 Desember 1993
Alamat :  Jl. Watu gilang 4, no. 28a

Nama :   Yonastri Septarika
Tempat, Tanggal Lahir : Kediri, 26 September 1994
Alamat : Jl. Sumbersari gang 5, No. 476c

Nama :   Fivid Kumala
Tempat, Tanggal Lahir : Lamongan, 09 April 1994
Alamat : Jl. Kerto Asri 60

Nama :   Muji Lestari
Tempat, Tanggal Lahir : Blitar, 15 Maret 1994
Alamat : Jl. Sumbersari gang 7c




Beternak Sapi

Menghasilkan Anak Sapi Yang Baik


Untuk menghasilkan anak sapi cukup kuat sehingga sapi hamil selama minimal 6 minggu sebelum beranak dikeringkan dan diberi makan sapi unik dan sangat baik kualitas dan kuantitas. Setelah anak sapi lahir, merupakan periode yang sangat kritis. Oleh karena itu pedet harus mendapat perhatian terbaik (Muljana, 1982).Manajemen pemeliharaan sapi adalah bagian dari proses menciptakan sapi berkualitas. Hal ini diperlukan untuk pengobatan yang tepat dari sapi lahir sampai usia sapi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:1. Pengobatan sapi saat lahirPengobatan betis saat lahir dilakukan ketika orangtua tidak dapat beroperasi secara optimal. Hal ini untuk menjaga sifat atau perilaku hewan itu tidak dirugikan. Bantuan dapat diberikan dengan tindakan yang tepat perilaku hewan tersebut. Pertama membersihkan semua lendir yang ada di mulut dan hidung seperti yang ada dalam tubuh, menggunakan handuk (kain) bersih. Buat pernapasan buatan jika daging sapi tidak bisa bernapas. Kemudian memotong panjang tali pusar 10 cm dan dicat dengan yodium untuk mencegah infeksi dan terhubung. Biarkan kering dasar jerami. Dan jangan lupa untuk memberikan kolostrum sesegera mungkin dalam waktu 30 menit setelah lahir (Imron, 2009).2. MakananAnak Makan Sapi / Calf diharapkan sebanyak mungkin untuk mendapatkan nutrisi yang optimal. Nutrisi yang baik selama betis masih akan memberikan nilai positif menyapih, perawan dan siap menjadi bibit prima. Jadi dapat mencapai produktivitas yang optimal.a. Sapi proses pencernaan betis.Menurut Imron 2009, untuk dapat melaksanakan program-program di betis makan, yang terbaik adalah bahwa kita harus terlebih dahulu memahami struktur dan pengembangan saluran pencernaan betis. Pengembangan saluran pencernaan yang akan menyebabkan langkah-langkah nutrisi yang tepat. Sejak kelahiran perut sapi sexsy'd seperti empat, yaitu: rumen (lambung handuk), endoplasma (setelah dikurangi perut), omasum (perut buku) dan abomasum (perut sejati). Pada awal ketika dia lahir hanya abomasum sapi telah bertiup, kapasitas abomasum sekitar 60% sampai 8% dan kenaikan nanti.Berbeda dengan aslinya Rumen 25% berubah menjadi 80% sebagai orang dewasa. Waktu hanya akan mengkonsumsi susu sapi kecil sedikit demi sedikit dan secara bertahap mengkonsumsi daging sapi pemula (berkonsentrasi untuk pertumbuhan awal akan padat gizi, serat kasar rendah dan tekstur lembut) dan kemudian belajar untuk mengkonsumsi rumput.

Pakan Ternak Dari Kulit Pisang

Kulit Pisang

Kandungan nutrisi kulit pisang sangat berpotensi sekali sebagai sumber karbohidrat yang baik untuk semua fase kehidupan ternak. Kandungan karbohidrat terutama bahan ekstrak tanpa nitrogen sebesar 66,20 % (Heruwatno, dkk. 1993) dan masih mengandung selulosa dan hemiselulosa sebesar 40 % dari total serat kasar yang dikandungnya (Parakkasi, 1990) dengan kandungan serat kasar kulit pisang sebesar 13 % (Gohl, 1981). Van Soest (1994) bahwa selulosa dan hemiselulosa merupakan komponen dinding sel tanaman yang masih dapat dimanfaatkan oleh ternak ruminansia.
Berikut Penelitian hasil analisis kulit pisang yang dilakukan di Laboratorium nutrisi dan makanan Ternak Universitas Brawijaya (Susilowati, 1997) diperoleh komposisi nutrient sebagai berikut 

Tabel 1 Kandungan nutrisi dalam kulit pisang
No.
Jenis bahan
BK(%)
PK(%)
Gula reduksi(%)
Gula terlarut(%)
1
Kulit Pisang
12,6
8,36
42,34
5,4




Tabel 2. Analisis proksimat kulit pisang
No.
Komponen
Mentah
Masak
Silase
1
Bahan Kering (BK)*
14,1
14,0
12,79

2
Serat Kasar(SK)*
13
10,1
8,12

3
BETN *
56,8
60,7
62,98
4
Lemak Kasar
6,0
10,7
9,16

5
Protein Kasar (PK)
7,7
7,8
9,53
6
Abu
16,5
10,7
10,21

7
KcPK
22
33,8
36,45
8
ME (M.Kal/kg)
2,2
2,5
2,45










Keterangan : 1 dan 2 Gohl (1981); 3.Susilowati (1997) *) berdasarkan 100 % BK.

Profil Universitas Brawijaya

Profil Universitas Brawijaya




Tahun berdiri 1963
Lokasi Jl. Veteran Malang, Jawa Timur, Indonesia
85 KM dari kota Surabaya
Rektor Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito
Fakultas 12 Fakultas, 2 Program Pendidikan Setara Fakultas, dan 1 Pendidikan Vokasi
Program Studi 119 PS, terdiri dari Strata 1 (49), Strata 2 (35), Strata 3 (14), Spesialis 1 (14), Profesi (3) dan Diploma 3 (4)
Dosen 1.965
Karyawan 2.017
Guru Besar 137
Mahasiswa 61.231
Mahasiswa Baru 16.447 (2013)
Lulusan 6.410 (2013)
Koordinat 112° 36' 45.88" E
7° 57' 20.00" S
Elevasi 492 m (diatas permukaan laut)
Luas Area Kampus 2.203.948 m²
Website www.ub.ac.id
Alamat Kontak Telepon: +62 0341-551611
Fax: +62 0341-565420
Email: rektor[at]ub.ac.id

Surat:
Universitas Brawijaya
Jl. Veteran, Malang 65145, Indonesia


Sapi Potong

Investasi Usaha Sapi Potong kapasitas usaha 25 ekor / siklus produksi 3 bln 



a). Investasi
No.
Macam Investasi
Jumlah (Rp)
1.
Kandang ternak
20.000.000
2.
Peralatan
2.500.000

Jumlah
200.000.000

b). Biaya Produksi
No.
Macam biaya
Jumlah (Rp)
1.
Sapi Bakalan : 25 ekor x Rp 4.000.000.
100.000.000
2.
Pakan hijauan : 20kgx25 ekrxRp 250x90 hr
11.250.000
3.
Pakan konsentrat : 4 kg x Rp 1.500 x25 x 90
13.500.000
4.
Biaya Keswan : 25 X Rp 10.000,-
250.000
5.
Tenaga kerja : 1 oran x Rp 500.000,-x 3 bln
1.500.000
6.
Sewa lahan
2.500.000
7.
Penyusutan
500.000
8.
Lain-lain
1.000.000

Jumlah
130.500.000

c). Penerimaan
No.
Macam Penerimaan
Jumlah (Rp)
1.
Penjualan Sapi : 25 X 6.000.000,-
150.000.000
2.
Kotoran ternak : 18,75 ton x 10.000,-
185.700

Jumlah
150.185.700
  1. Keuntungan Usaha selama 3 bulan : Rp 150.185.700 – Rp 130.500.000 = Rp 19.685.700
  2. R/C ratio = 150.185.700/130.500.000 = 1,15
  3. Profitabilitas Usaha = (19.685.700 : 130.500.000) x 100% = 15,08%
Berdasarkan hasil analisis kelayakan usaha dapat disimpulkan bahwa usaha penggemukan sapi potong cukup menguntungkan yaitu R/C ratio >1, dan profitabilitas usaha sebesar 15,08%, sedangkan suku bunga pinjaman rata-rata per bulan kl 1,5% atau selama 3 bulan sebesar 4,5%. Pengembangan dapat dilakukan di Kecamatan Pekalongan Selatan, utara dan timur.